Best Viral Premium Blogger TemplatesPremium By Raushan Design With Shroff Templates

TMMD Ke-123 Ditutup, Pangdam: Bukti Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat

MALUKU - JURNALINVESTIGASI
20 Maret 2025
Last Updated 2025-03-20T06:43:45Z
Premium By Raushan Design With Shroff Templates


Saumlaki, Jurnalinvestigasi.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 Kodim 1507 Saumlaki resmi ditutup di Desa Arui Das, Kecamatan Wertamrian, Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Acara penutupan ini dihadiri oleh Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, Danrem, Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar dr. Juliana Ch. Ratuanak, Ketua DPRD, serta sejumlah tamu undangan lainnya.


Selama satu bulan, dari 20 Februari hingga 20 Maret 2025, TMMD ke-123 telah menyelesaikan beberapa proyek infrastruktur yang sangat bermanfaat bagi masyarakat setempat. Proyek utama yang dikerjakan meliputi pembangunan Talud Penahan Ombak di Desa Arui Das serta Puskesmas Pembantu (Pustu) dan gorong-gorong di Desa Arui Bab. Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat infrastruktur desa yang sebelumnya masih minim.


Dalam sambutannya, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo mengungkapkan apresiasinya terhadap seluruh anggota Satgas TMMD yang telah bekerja keras untuk menyelesaikan proyek tepat waktu meskipun menghadapi berbagai tantangan. “Keberhasilan TMMD ini adalah bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujar Pangdam.


Satgas TMMD ke-123 terdiri dari personel gabungan TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, serta Polri yang bekerja bahu-membahu dengan masyarakat setempat. Semangat gotong royong yang tinggi menjadi faktor utama dalam kelancaran dan keberhasilan program ini.


Pembangunan Infrastruktur untuk Masyarakat


Proyek utama dalam TMMD ke-123 ini difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Pembangunan Talud Penahan Ombak di Desa Arui Das sangat penting untuk melindungi wilayah pesisir dari abrasi dan dampak gelombang laut. Dengan adanya talud ini, diharapkan desa lebih aman dari erosi pantai yang dapat mengancam pemukiman warga.


Sementara itu, pembangunan Pustu di Desa Arui Bab bertujuan untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat. Sebelumnya, warga harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan pelayanan medis. Dengan adanya Pustu baru ini, masyarakat akan lebih mudah mengakses layanan kesehatan dasar, terutama bagi ibu hamil, anak-anak, dan lansia.


Selain itu, pembangunan gorong-gorong di Desa Arui Bab juga menjadi salah satu proyek penting dalam TMMD ke-123. Gorong-gorong ini dibangun untuk mengatasi masalah drainase yang sering menyebabkan banjir di desa tersebut. Dengan sistem drainase yang lebih baik, diharapkan lingkungan desa menjadi lebih sehat dan bebas dari genangan air yang bisa menjadi sumber penyakit.


Apresiasi dari Pemerintah Daerah


Wakil Bupati Kepulauan Tanimbar, dr. Juliana Ch. Ratuanak, dalam sambutannya juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada TNI dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD ke-123. Menurutnya, program ini menjadi contoh nyata dari semangat gotong royong dan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam membangun daerah.


“Kehadiran TNI melalui TMMD adalah sebuah teladan yang luar biasa. Ini bukan hanya sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun harapan dan semangat baru bagi masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kerja keras Satgas TMMD yang dalam waktu singkat berhasil menyelesaikan beberapa proyek penting,” ujar Juliana.


Ia juga berharap agar semangat yang ditunjukkan oleh Satgas TMMD dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dan pemerintah daerah dalam menjalankan pembangunan ke depan. “Semangat kerja cepat, kerja tepat, dan kerja cerdas yang ditunjukkan oleh TNI harus menjadi contoh bagi kita semua. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” tambahnya.


TMMD: Membangun Infrastruktur dan Mempererat Hubungan


Keberhasilan TMMD ke-123 tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari semakin eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat. Selama pelaksanaan TMMD, anggota Satgas tidak hanya bekerja dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga aktif berinteraksi dengan masyarakat, mengadakan penyuluhan, serta membantu kegiatan sosial lainnya.


Program TMMD ini telah membuktikan bahwa dengan semangat gotong royong, pembangunan desa dapat dilakukan dengan lebih efektif dan efisien. Keberhasilan ini menjadi harapan agar program serupa dapat terus dilaksanakan di desa-desa lain yang masih membutuhkan pembangunan infrastruktur.


Dengan ditutupnya TMMD ke-123, masyarakat Desa Arui Das dan Arui Bab kini dapat menikmati manfaat dari pembangunan yang telah dilakukan. Ini menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam mendukung pembangunan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Program TMMD diharapkan terus berlanjut dan menjadi solusi bagi desa-desa terpencil yang membutuhkan perhatian lebih dalam pembangunan infrastruktur. Keberhasilan TMMD ke-123 menjadi bukti bahwa kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu memberikan perubahan nyata bagi kehidupan warga. (Nik Besitimur)

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Stars Rally to Beat Predators in Winter Classic at Cotton Bowl