Majalengka, Media Jurnal Investigasi-- Untuk pertama kalinya, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriyah, warga BTN Munjul Indah, RW 13, Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan/Kabupaten Majalengka menggelar tradisi munggahan.
Acara munggahan tersebut digelar di Mesjid At-Taqwa, pada Rabu, 26 Februari 2025 sore.
Dengan penuh sukacita, keakraban dan kekeluargaan, puluhan warga ikut dalam kegiatan yang biasa dilakukan oleh masyarakat terutama kaum muslim sebelum bulan puasa tiba.
Dalam sambutannya, Ketua RW 13, Frans Sugara, S.Pd., mengatakan bahwa salah satu tujuan digelarnya Munggahan ini adalah sebagai bentuk sukacita kita sebagai umat Islam dalam menyambut Ramadhan.
Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa tradisi ini merupakan bagian dari persiapan fisik dan mental umat Islam dalam menghadapi bulan yang istimewa.
"Kita perlu persiapan, karena Ramadhan itu seperti sebuah hadiah yang diberikan kepada umat Islam. Dimana, di bulan Ramadhan memiliki banyak fasilitas. Seperti ibadah, amalan dan lain-lain," jelasnya.
Sehingga, sambung dia, jika tidak kita siapkan sayang sekali. Proses untuk merubah diri kita menjadi lebih baik tersebut akan terlewatkan begitu saja.
Diakhir sambutan, orang nomor satu di lingkungan RW 13 ini berharap agar warga masyarakat BTN Munjul Indah selalu diberi kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan ibadah puasa nanti.
"Semoga kita diberikan kekuatan, kesehatan, kemudahan, kelancaran untuk menjalani ibadah di bulan puasa," tandasnya.
Sementara, salah satu tokoh masyarakat, Drs. H. Dedi Romansyah mengatakan munggahan di RW 13 Kelurahan Majalengka Kulon ini merupakan acara yang pertama kalinya dilaksanakan di BTN Munjul.
Ia berharap supaya kegiatan yang sudah menjadi tradisi menjelang bulan puasa ini terus berlanjut. Karena, menurutnya, munggahan tersebut tradisi yang baik.
"Betul, acara munggahan ini adalah acara perdana yang kita laksanakan di RW 13. Mudah-mudahan tradisi ini bisa terus berlanjut, karena Munggahan ini tradisi yang baik," ujarnya.
Kegiatan di Mesjid At-Taqwa ini diakhiri dengan makan bersama secara prasmanan.
Diketahui, munggahan merupakan tradisi masyarakat Islam suku Sunda untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan yang dilakukan pada akhir bulan Sya'ban.(*)